Tidak ada seorang pun yang lebih sibuk daripada seorang wanita yang tidak ingin bertemu denganmu

Daftar Isi

Jika Seseorang Benar-Benar Ingin Bertemu denganmu, Dia Akan Berusaha

Ada satu hal yang perlu dipahami ketika kamu sedang mendekati seseorang: jangan hanya mendengarkan apa yang dia katakan, tetapi perhatikan juga apa yang dia lakukan.

Seseorang bisa mengatakan bahwa dirinya sibuk.

Bisa mengatakan pekerjaannya sedang banyak.

Bisa mengatakan belum menemukan waktu yang tepat.

Semua itu mungkin benar.

Namun, jika pola tersebut berlangsung terus-menerus tanpa pernah ada usaha untuk mencari waktu bertemu, mungkin kamu perlu berhenti mencari alasan untuknya.

Bukan berarti setiap orang yang sulit ditemui pasti tidak tertarik.

Setiap orang memiliki pekerjaan, keluarga, tanggung jawab, dan kehidupan pribadi yang berbeda.

Tetapi ketika seseorang memang ingin mempertahankan komunikasi dan mengenalmu lebih jauh, biasanya akan ada usaha yang terlihat.

Orang yang Tertarik Akan Mencari Jalan

Kamu tidak perlu meminta seseorang untuk menyediakan seluruh waktunya untukmu.

Kamu juga tidak perlu berharap dia selalu mengutamakanmu.

Yang perlu kamu lihat adalah apakah dia berusaha mencari jalan ketika keadaan memang sulit.

Misalnya, hari ini dia sibuk.

Besok juga tidak bisa.

Namun, kemudian dia mengatakan:

"Bagaimana kalau kita bertemu hari Sabtu?"

Kalimat sederhana seperti itu menunjukkan adanya usaha.

Karena seseorang yang benar-benar ingin bertemu biasanya tidak hanya mengatakan bahwa dirinya sibuk.

Dia juga akan mencoba mencari alternatif.

Tidak harus selalu cepat. Tetapi harus ada usaha.

Jangan Terlalu Sibuk Mencari Alasan untuk Orang Lain

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan ketika menyukai seseorang adalah terlalu banyak memberikan pembenaran.

"Dia memang sibuk."

"Mungkin pekerjaannya sedang banyak."

"Mungkin dia sedang punya masalah."

"Mungkin dia sebenarnya tertarik, tetapi malu."

Satu atau dua kali, mungkin memang demikian.

Tetapi jika kamu terus-menerus menjadi orang yang mencari alasan sementara dia tidak pernah menunjukkan usaha, kamu perlu berhenti sejenak dan melihat kenyataannya.

Hubungan yang sehat tidak seharusnya membuat satu pihak terus-menerus menebak-nebak.

Perhatikan Tindakan, Bukan Hanya Kata-Kata

Seseorang bisa mengatakan bahwa dia menyukaimu.

Namun, tindakan akan memberikan gambaran yang lebih jelas.

Apakah dia membalas pesan dengan wajar?

Apakah dia ikut menjaga komunikasi?

Apakah dia pernah mengajak bertemu?

Apakah dia mencoba mencari waktu ketika jadwal kalian tidak cocok?

Apakah kamu selalu menjadi satu-satunya orang yang memulai percakapan?

Pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti ini dapat membantumu melihat apakah hubungan tersebut berjalan dua arah atau hanya kamu yang berusaha.

Karena perhatian yang sehat seharusnya tidak terasa seperti mengejar seseorang sepanjang waktu.

Jangan Memaksakan Kehadiranmu

Ada perbedaan antara memperjuangkan seseorang dan memaksakan diri kepada seseorang.

Memperjuangkan berarti kamu menunjukkan ketertarikan dan memberikan kesempatan bagi hubungan tersebut untuk berkembang.

Memaksakan berarti kamu terus mengejar seseorang meskipun dia berulang kali menunjukkan bahwa dirinya tidak tersedia atau tidak memberikan respons yang seimbang.

Ketika sudah sampai pada tahap kedua, berhentilah.

Bukan karena kamu kalah.

Bukan karena kamu tidak cukup baik.

Tetapi karena kamu memahami bahwa hubungan membutuhkan dua orang yang sama-sama mau hadir.

Kamu Tidak Perlu Memohon untuk Mendapatkan Waktu

Jika kamu harus terus-menerus memohon seseorang untuk bertemu, mungkin sudah waktunya mengalihkan perhatianmu.

Gunakan energimu untuk sesuatu yang lebih produktif.

Fokus pada pekerjaan.

Kembangkan kemampuan.

Jaga kesehatan.

Temui teman-temanmu.

Habiskan waktu bersama keluarga.

Bangun kehidupan yang tetap terasa bermakna meskipun seseorang tidak memberikan perhatian kepadamu.

Karena hidupmu tidak boleh berhenti hanya karena seseorang tidak memilih untuk hadir di dalamnya.

Jangan Mengubah Penolakan Menjadi Kebencian

Jika seseorang tidak tertarik kepadamu, terimalah.

Tidak semua orang akan menyukaimu.

Tidak semua pendekatan akan berhasil.

Dan itu bukan sesuatu yang memalukan.

Jangan mengubah rasa kecewa menjadi kebencian terhadap wanita atau terhadap orang tersebut.

Dia memiliki hak untuk memilih siapa yang ingin dia temui.

Kamu juga memiliki hak untuk memilih apakah ingin terus mengejar atau melanjutkan hidup.

Keduanya sama-sama penting.

Pilih Hubungan yang Saling Mengusahakan

Pada akhirnya, kamu tidak membutuhkan seseorang yang selalu tersedia setiap saat.

Kamu membutuhkan seseorang yang sama-sama ingin membangun hubungan tersebut.

Ada perbedaan besar antara "selalu punya waktu" dan "mau mencari waktu".

Tidak realistis mengharapkan seseorang mengosongkan seluruh jadwalnya hanya demi bertemu denganmu.

Namun, dalam hubungan yang memiliki ketertarikan dan niat yang sehat, biasanya ada usaha untuk menemukan titik temu.

Itulah yang perlu kamu cari.

Bukan kesempurnaan.

Bukan perhatian selama 24 jam.

Tetapi timbal balik.

Kesimpulan

Jika seseorang terus-menerus mengatakan sibuk tanpa pernah menawarkan waktu lain, jangan langsung mengambil kesimpulan bahwa dia membencimu atau sengaja mempermainkanmu.

Namun, kamu juga tidak perlu terus menunggu tanpa batas.

Berikan kesempatan.

Lihat tindakannya.

Perhatikan konsistensinya.

Dan jika ternyata hanya kamu yang terus berusaha, beranilah untuk mundur.

Karena kamu tidak perlu mengejar seseorang sampai kehilangan harga dirimu sendiri.

Orang yang tepat mungkin tidak selalu punya banyak waktu, tetapi dia akan menunjukkan bahwa kehadiranmu tetap memiliki tempat dalam hidupnya.

Jadi, jangan hanya bertanya, "Apakah dia menyukaiku?"

Tanyakan juga:

"Apakah usaha kami untuk saling mengenal berjalan dua arah?"

Jika jawabannya tidak, mungkin sudah waktunya berhenti mengejar dan mulai kembali fokus membangun hidupmu sendiri.

Bagikan tulisan ini kepada teman atau saudaramu yang mungkin sedang terlalu sibuk mencari alasan untuk seseorang yang tidak memberikan usaha yang sama.

Posting Komentar